Tuesday, January 11, 2011

Mari berpuisi

Bismillah


Mari berpuisi

*smile*


(I)

aku melihatmu benar-benar mencintaiku

memendam rindu di kala kaujauh dariku

untuk itu aku jarang menemuimu

bukan kerana bosan atau dosa yang kulakukan

namun kerana sabda Nabi kita

kunjungilah sahabatmu sewaktu-waktu


(II)

lakukanlah kunjungan sewaktu-waktu

kerana jika sering dilakukan

akan menjadi bibit perselisihan

ku lihat turunnya hujan yang terus-menerus

akan membuat bosan

namun jika berhenti

tangan-tangan menengadah penuh harapan


(III)

jika kulihat perubahan pada diri sahabat karibku

bumi yang terbentang luas seakan menghimpit diriku

jika aku menghampirinya untuk membereskannya

matanya memancarkan kemarahan padaku

padahal hatiku tak marah


(IV)

aku heran, mengapa selalu merindukan mereka

menanyakan keadaannya kepada setiap orang yang kutemui

padahal mereka di sini bersamaku

mataku mencari mereka kesana-kemari

padahal mereka ada di dekat pelupuknya

hatiku bergejolak merindukannya

padahal mereka ada di antara tulang rusukku


(V)

kurasa engkau selalu menjauh dariku

maka aku pun menjauh seperti yang kau mahu

jauh darimu sungguh menyakitkanku

namun kedekatanku menyakitimu

apa yang harus kulakukan wahai sahabatku


*all above poems are not mine, until it does sound like it's written by me.. which is sangaaaat2 tak.. sebab tak pandai berpuisi~*


sources: virus2 ukhuwah

Saturday, January 1, 2011

Hutan Terbakar (part 2)

bismillah.

pada yang belum baca Hutan Terbakar, sila scroll ke bawah dahulu, baru baca post yang ini, okay?


kepada yang dah baca, persoalan yang timbul dari post yang lepas adalah =

kenapa mamat muka bersih yang pegi basuh muka? instead of yang muka hitam berdebu tu?




simple.





bila kita dalam hutan, kita ada cermin ke?
so bila kita tengok kawan yang bersama2 kita mukanya hitam dek kena debu, mesti kita assume muka kita skarang ni pun mesti penuh berdebu. so spontaneously, bila ada air, kita basuh muka.

yang kawan lagi satu nih, tak nampak apa2 pada wajah kawan dia. hence, no action from him to bersihkan muka dia what so ever.

point di sini

dengan siapa kita bersama, it affects our action.... greatly.


in simpler way of saying it, environment(friends,family,etc) affects us.
but don't let it controls you. you control what ever happens to you. don't simply let unnecessary thing affects you. how you may ask. firstly, by befriending the people who will lead you to straight path.

and to look at it from a different point of view, kita ni pun dilihat kawan kita. every second. apa yang kita lakukan sedikt sebanyak akan mempengaruhi orang sekeliling kita.

yes, mungkin kita tak pernah suruh orang ikut apa yang kita buat. yang salah especially.
but takut nanti di akhirat, tiba2 ada dosa bertimbun yang kita tak tahu datang dari mana.
puncanya, sebab ada orang yang ikut perbuatan salah kita, or buat certain action sebab tengok kita. "ala, dia tu pun buat, aku buat je la"
kan dah bahaya tu.

jadi, mohon doa agar terpelihara hak Allah dalam setiap ucapan, tindakan dan perbuatan.
peliharalah Allah.
peliharalah Allah.
peliharalah Allah.

maka Allah akan memelihara kamu.

=)

allahualam.





p.s: peringatan ini sentiasa buat diri sendiri terlebih dahulu, yang sentiasa ter'slide' dalam jalannya.
p.s 2: hati2 jalan dalam icy snow, jangan jatuh2~ =)